Sebelum kembali ke Spanyol untuk bergabung kembali dengan Real Madrid, Vini Jr. mengumpulkan teman-teman untuk sebuah pesta perpisahan di Brasil yang menampilkan estetika yang kembali populer: estetika Y2K. Foto-foto acara yang dipublikasikan pada Sabtu (1) menunjukkan pasangan ini mengenakan busana yang secara jelas merujuk pada gaya tahun 2000-an.

Virginia Fonseca memilih tampilan yang memadukan sensualitas dan referensi olahraga, sementara Vini Jr. tampil dengan kode streetwear yang dipengaruhi budaya basket dan hip-hop. Kombinasi renda, pinggang rendah, jersey oversized, dan aksesori berlapis menegaskan betapa kuatnya pengaruh era tersebut dalam mode konrer.
Renda, pinggang rendah, dan detail feminin dari Virginia
Virginia tampil dengan tank top renda berwarna kuning muda yang dipadukan dengan bra terlihat, elemen yang sempat populer di era pop awal millennium dan kini kembali muncul di runway serta gaya jalanan. Potongan yang mengikuti lekuk tubuh dan bahan yang sedikit transparan menjadi ciri khas pilihan ini, menonjolkan keseimbangan sensualitas dan estetika nostalgia.
Di bagian bawah, ia mengenakan legging abu-abu berpotongan pinggang rendah, sebuah siluet yang kembali mendapat tempat setelah bertahun-tahun dominasi potongan pinggang tinggi. Sepatu yang dipilih berupa sandal bertumit pendek bergaya kitten heel, menambahkan sentuhan manis yang juga menghadirkan nuansa praktis.
Aksesori melengkapi ensemble dengan rapi: kacamata lensa transparan dengan rangka logam, gelang bertumpuk, dan kalung perak yang mengingatkan pada repertoar visual awal 2000-an. Rambutnya dibiarkan lurus dan sangat panjang dengan kepangan tipis di bagian depan, detail yang kini sering muncul dalam editorial, festival musik, dan konten influencer yang mengadopsi estetika Y2K.
Jersey dan streetwear: pilihan Vini Jr.
Vini Jr. memilih kode visual yang terinspirasi dari dunia basket dan budaya hip-hop. Jersey Miami Heat warna merah dengan potongan oversized menjadi pusat gaya, menegaskan peran jersey sebagai simbol streetwear yang melampaui fungsi olahraga.
Busana dilengkapi dengan celana jeans pendek longgar, sepatu tenis, dan bandana putih di kepala. Rantai berwarna perak memperkuat referensi rap Amerika yang mendominasi estetika tersebut, sementara keseluruhan tampilan menyampaikan pesan santai namun tegas yang sering dikaitkan dengan rel mode tahun 2000-an.
Pesta sebagai panggung nostalgia
Selain pasangan utama, tamu-tamu yang hadir juga mengadopsi bahasa fesyen serupa: warna-warna cerah, hoodie, kaus olahraga, dan kacamata berukuran besar muncul di hadirin. Keseluruhan suasana acara berubah menjadi semacam parade estetika Y2K, memperlihatkan bagaimana referensi visual dari lebih dua dekade lalu masih bisa direinterpretasikan dan dirayakan di lingkungan sosial masa kini.
Di sisi personal, Virginia juga sempat membicarakan soal perawatan dan perubahan hidup. Ia memberi pernyataan yang tegas mengenai kecantikan: “Resultados naturais, sem exageros”. Tentang dampak menjadi orang tua, ia menuturkan: “Parei de tentar atender expectativas irreais”. Kalimat-kalimat itu mencerminkan pendekatan yang lebih tenang terhadap citra diri, selaras dengan pilihan busana yang menggabungkan keintiman dan kenyamanan.
Perpaduan elemen feminin, sporty, dan streetwear dalam penampilan Virginia dan Vini Jr. pada pesta perpisahan itu menegaskan keberlanjutan trend Y2K. Selebihnya, acara tersebut menjadi contoh bagaimana mode nostalgia terus hidup lewat adaptasi baru, memberi inspirasi bagi gaya jalanan dan pilihan selebritas di era sekarang.
