Beberapa merek dari kategori perawatan kulit, fesyen, makanan hingga asuransi dan cat meluncurkan kampanye iklan keluarga yang menempatkan pengalaman sehari-hari sebagai pusat cerita. Pendekatan ini memanfaatkan humor, nostalgia, dan emosi agar pesan produk terasa akrab bagi khalayak yang lebih muda maupun keluarga tradisional.

Kecenderungan kampanye minggu ini menunjukkan fokus pada cerita yang mudah dicerna: tokoh keluarga, karakter fiksi, atau situasi keseharian dipakai untuk menyampaikan manfaat produk secara simpel. Film iklan hadir dalam format beragam—dari tayangan televisi panjang hingga serial digital pendek yang disebar lewat platform streaming dan media sosial.
Kisah dan pendekatan kreatif tiap kampanye
Salah satu yang menonjol adalah kampanye Woodward’s Gripe Water berjudul “Little Tummies Need Little Help” dari Sideways Consulting. Film utamanya menggunakan sudut pandang seorang bayi untuk menjelaskan tantangan pencernaan pada bayi baru lahir dan peran gripe water dalam meredakan gas, asam, dan gangguan pencernaan. Selain film utama, ada tiga digital short yang berfungsi sebagai perluasan edukasi seputar penggunaan, takaran, dan komposisi produk.
Pond’s menghidupkan kembali properti ikonik “Googly Woogly Wooksh” lewat promosi Super Light Gel yang dikerjakan Ogilvy India. Cerita utama, “The Mix-up”, berlatar asrama putra dan menampilkan penemuan rutinitas perawatan kulit oleh sekelompok anak muda, sekaligus memperkenalkan wajah baru merek. Produk ditempatkan sebagai pelembap ringan yang mengandung Pro-Ceramides, Hyaluronic Acid, dan GAP Aminos. Selain film utama, ada tiga episode digital berjudul “The Surprise Delivery”, “Caught Gel Handed”, dan “The Bounce Back”.
HK Vitals kembali menggandeng Yami Gautam untuk kampanye “Skin Ko Chahiye Skin Ka Protein” yang dikonsep oleh Enormous. Pesan kampanye ini mengalihkan perhatian dari produk topikal ke nutrisi internal—menempatkan kolagen sebagai protein struktural kulit—dengan bahasa yang ringan dan penjelasan ilmiah sederhana tentang fungsi kolagen terhadap kekencangan dan elastisitas kulit.
Produk, pesan, dan segmen audiens
Beberapa kampanye menegaskan klaim produk secara langsung, seperti Berger Paints dengan kampanye “Rang Bana Rahe” yang dikembangkan Sideways Consulting. Iklan ini menggunakan warna sebagai metafora untuk kepribadian dan ketahanan; tokoh Khushrangi menunjukkan bagaimana tampilan dan semangatnya tak luntur meski menghadapi hujan, debu, dan panas. Pesan ini juga merujuk pada lini pelindung Berger seperti HomeShield, WeatherCoat Anti Dustt, dan Easy Clean.
Aspek emosional terlihat pada film digital Canara HSBC Life menjelang Parent’s Day. Film itu menyorot ungkapan cinta orang tua lewat gestur sehari-hari: dialog ringan putri yang sedang menyiapkan makan malam dan orang tuanya lewat panggilan video mengungkapkan cara-cara kecil orang tua tetap merawat anak meski berjauhan.
Dalam ranah fesyen, Spykar menempatkan kenyamanan dan keberagaman tubuh sebagai inti kampanye “A Fit For Every You”. Koleksi denim mereka menampilkan beragam potongan—super skinny, straight, wide-leg, slim straight, bootcut, barrel-leg, hingga flare—dengan narasi bahwa potongan yang tepat harus mendukung individualitas, bukan memaksa ukuran standar.
Format penyajian dan distribusi
Format yang dipilih merek-merek ini bervariasi: dari film televisi hingga serial pendek dan tayangan bergaya streaming untuk platform digital. Hershey India, misalnya, menayangkan kampanye back-to-school berbentuk digital film bertajuk “Breakfast Court” yang menampilkan Sameera Reddy, putrinya Nyra, dan mertuanya Manjari—sebuah adegan kocak di mana Nyra ‘mengadukan’ kebiasaan sarapan ibunya dan kemudian diberi variasi menggunakan Hershey’s Spreads. Film ini juga menonjolkan desain kemasan baru dan tiga varian rasa yang tersedia.
Kombinasi format panjang dan potongan pendek memberi ruang pada edukasi produk (contoh: Woodward’s) sekaligus cerita serial ringan yang membangun keterikatan jangka panjang (Pond’s dan Spykar). Sebagian besar kampanye dipublikasikan serentak di televisi, platform digital, dan media sosial untuk menjangkau segmen konsumen yang lebih luas.
Secara keseluruhan, minggu ini menampilkan strategi kreatif yang menempatkan rutinitas keluarga dan pengalaman sehari-hari sebagai medium komunikasi. Humor, nostalgia, dan storytelling yang sederhana menjadi alat utama merek untuk menyampaikan pesan produk tanpa mengurangi kedekatan emosional dengan audiens.
